5 Alasan Pengajuan Kartu Kredit Ditolak dan Cara Mengatasinya

5 Alasan Pengajuan Kartu Kredit Ditolak dan Cara Mengatasinya
Ilustrasi alasan pengajuan kartu kredit ditolak (Foto: Canva Pro)

gaung.co.id — Ingin mengajukan kartu kredit? Terkait hal itu, penting untuk mengetahui apa saja alasan pengajuan kartu kredit ditolak oleh pihak bank.

Seperti diketahui bersama, penggunaan kartu kredit hingga kini masih masif dan hampir tidak pernah sepi peminat. Hal itu karena banyaknya fungsi dan manfaat yang ditawarkan oleh sebuah kartu kredit.

Yang lebih menarik perhatian adalah mudahnya pengajuan kartu kredit belakangan ini, bahkan juga bisa secara online alias tidak perlu mendatangi kantor bank.

Akan tetapi, di balik kemudahan dan banyaknya penawaran, bukan tidak mungkin pengajuan kartu kredit ditolak oleh pihak bank. Tentu saja, bank memiliki banyak pertimbangan terkait hal tersebut. 

Lantas, apa saja alasan pengajuan kartu kredit ditolak oleh pihak bank? Mari simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Alasan Pengajuan Kartu Kredit Ditolak Pihak Bank

Bagi kamu yang ingin segera mengajukan pembuatan kartu kredit, ada baiknya pahami terlebih dahulu beberapa penyebab pengajuan kartu kredit ditolak oleh pihak bank, antara lain sebagai berikut:

1. Penghasilan kurang

Alasan pengajuan kartu kredit ditolak oleh pihak yang paling utama adalah jumlah penghasilan yang kurang. Artinya, pendapatan tiap bulan tidak sesuai dengan limit kartu kredit yang sedang diajukan. 

Maka dari itu, tidak mengherankan kemudian jika pihak bank menolak pengajuan kartu kredit karena batas minimum pendapatan yang menjadi syarat dari bank tidak tercapai.

Pada umumnya, bagi yang berpenghasilan di bawah Rp 3 juta rupiah, bank akan sulit untuk meloloskan pengajuan kartu kredit.

Karena itu, sebaiknya ketahui terlebih dahulu batasan minimal pendapatan per bulan dari pihak bank sebelum mengajukan kartu kredit agar tidak ditolak.

2. Data pendapatan meragukan

Alasan atau faktor berikutnya sebagai penyebab pengajuan credit card ditolak oleh pihak bank adalah data pendapatan yang dinilai meragukan.

Dalam hal ini, pihak bank biasanya akan menilai dengan cermat data pendapatan atau penghasilan sebelum memberikan kartu kredit.

Bagi kamu yang data pendapatannya tampak meragukan, baik karena diedit maupun lantaran hal-hal lainnya, pihak bank dalam hal ini biasanya langsung tidak menyetujui pengajuan kartu kredit.

Penting dipahami bahwa data pendapatan yang meragukan untuk pengajuan kartu kredit akan dianggap sebagai tipuan oleh pihak bank sehingga tidak bisa diloloskan.

3. Tidak melengkapi formulir dan dokumen

Selanjutnya, pihak bank biasanya juga akan menolak pengajuan kartu kredit karena calon pemilik kartu kredit tidak melengkapi formulir dan dokumen.

Penting dipahami bahwa pihak bank mensyaratkan kelengkapan formulir dan dokumen-dokumen saat pengajuan kartu kredit.

Di samping itu, formulir juga mesti diisi secara lengkap dan benar. Apabila terdapat ketidaklengkapan meski pada satu bagian saja maka pengajuan kartu kredit ditolak oleh pihak bank.

Oleh sebab itu, pastikan bahwa seluruh kelengkapan formulir dan dokumen telah dilengkapi sebelum mengajukan kartu kredit.

Dengan melengkapi formulir dan dokumen secara cepat, biasanya pihak bank akan mempertimbangkan untuk segera menerima pengajuan kartu kredit.

4. Verifikasi gagal dilakukan

Alasan yang keempat adalah verifikasi yang gagal dilakukan. Terkait hal itu, pihak bank biasanya akan menilai bahwa calon pemilik kartu kredit tidak kredibel.

Maka dari itu, ada baiknya sebelum mengajukan kartu kredit, pastikan bahwa informasi kontak yang di formulir telah terisi dengan benar. 

Jika menggunakan nomor pihak keluarga sebagai kontak yang bisa dihubungi, misalnya, maka pastikan bahwa mereka dapat meluangkan waktu untuk menjawab panggilan telepon dari pihak bank untuk kebutuhan verifikasi.

5. Skor kredit buruk

Skor kredit yang buruk tentu saja berkaitan erat dengan riwayat kredit yang juga buruk. Hal tersebut juga akan mendapatkan perhatian khusus dari pihak bank terkait pengajuan kartu kredit.

Jika, misalnya, kamu pernah menunggak cicilan maka pihak bank akan melihat riwayat kredit kamu yang buruk tersebut dan mempertimbangkan untuk menolak pengajuan credit card kamu.

Karena itu, menjadi sangat penting untuk memperhatikan skor dan riwayat kredit agar pengajuan diloloskan oleh pihak bank.

Cara Mengatasi Pengajuan Kartu Kredit Ditolak

Lantas, bagaimana jika pengajuan kartu kredit ditolak oleh pihak bank? Tidak perlu panik  sebab kamu bisa mulai melakukan langkah-langkah berikut ini.

Pertama, pastikan bahwa data pendapatan kamu tidak meragukan. Kedua, sebisa mungkin untuk melengkapi formulir dan dokumen yang diberikan oleh pihak bank.

Ketiga, pastikan bahwa verifikasi berhasil dilakukan oleh pihak bank kepada nomor kontrak yang diberikan, baik dari keluarga maupun pihak lainnya.

Terakhir, perhatikan skor dan riwayat kredit yang ada sebelumnya. Dalam hal ini, kamu bisa memperbaiki skor kredit sebelum mengajukan kartu kredit kepada pihak bank.

Nah, demikianlah tadi pembahasan terkait alasan pengajuan kartu kredit ditolak dan cara mengatasinya yang penting untuk diketahui.

Jika kamu ingin segera mengajukan kartu kredit maka panduan di atas dapat mengurangi risiko pengajuan kartu kredit ditolak oleh pihak bank.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index